kehilangan jati diri


Karena tidak tahu, rasanya seperti kehilangan jati diri. Bingung, mana yang cocok untuknya, termasuk nilai-nilai yang menurutnya sesuai. Tidak sedikit orang yang mengalami hal ini. Untuk mempercayai ini, jangan percaya pada intuisi Anda dan tantang diri Anda sendiri. Tetapi ketika rasa kehilangan identitas ini menyebabkan stres yang sangat besar dan mempengaruhi fungsi normal sehari-hari, tidak ada salahnya untuk menemui spesialis.

Mengatasi rasa kehilangan diri

Merasa tidak mengenal diri sendiri adalah masalah yang dihadapi banyak orang. Anda dapat mencoba ini dengan beberapa cara:

Kenali Diri Anda

Cobalah untuk meluangkan waktu untuk mengenal diri sendiri lebih baik. Cari tahu hal-hal apa yang penting dan menarik bagi Anda. Terkadang konsep ini cukup sulit untuk dilacak karena bersifat abstrak. Tetapi dengan membuat jurnal, Anda dapat membayangkan dengan lebih baik apa prioritas hidup Anda dan apa yang tidak.

Tidak harus rumit, dimulai dari hal-hal sederhana seperti buku, musik, atau genre film favorit. Kemudian lanjutkan ke hal-hal yang membuat Anda merasa, seperti saat Anda merasa paling bahagia dan apa yang membuat Anda bergairah. Ini adalah bagaimana Anda mulai melihat mana yang sesuai dengan identitas Anda.

Ketahui nilai Anda sendiri

Mengetahui nilai Anda sendiri memainkan peran penting dalam mengklarifikasi ketika Anda kehilangan identitas Anda. Temukan prinsip dan nilai mana yang paling penting bagi Anda. Atribut adalah hal-hal yang membuat Anda merasa penting, baik bagi diri sendiri maupun orang lain.

Contoh harga diri adalah bersikap jujur ‚Äč‚Äčatau dapat dipercaya. Jika Anda tahu apa nilai-nilai Anda, hidup Anda akan lebih teratur sesuai dengan prinsip-prinsip itu.

Menghabiskan waktu sendirian

Bedakan menghabiskan waktu sendirian dengan kesepian. Karena melakukan aktivitas hanya dapat membawa manfaat positif bagi kesehatan mental. Tidak ada kebisingan sekitar sehingga Anda dapat mendengar diri Anda lebih baik.

Bukan hanya remaja yang sering melakukan hal ini untuk menentukan jati dirinya. Tidak ada batasan kapan Anda bisa melakukan ini. Jadi tidak ada salahnya meluangkan waktu untuk kegiatan Anda sendiri untuk mengenal siapa diri Anda sebenarnya.

Percayai intuisi

Manusia dibekali dengan intuisi yang tidak boleh diremehkan. Sebaliknya, andalkan bagaimana intuisi dan naluri bekerja saat membuat keputusan. Apapun itu, kecil atau besar.

Untuk lebih memahami siapa Anda, mulailah membuat keputusan berdasarkan intuisi. Juga pikirkan tentang hal-hal yang bekerja untuk Anda, bukan orang-orang di sekitar Anda.
Tapi bagaimana caranya?

Salah satunya bisa mengandalkan intuisi sebagai pedoman utama saat mengambil keputusan. Dimulai dari hal sederhana seperti memilih menu sarapan yang mana.